syukur

segala puji bagi Allah Robb semesta Alam, yang memberi petunjuk bagi hamba-hambanya yang di kehendaki

puisi ini daku persembahkan untuk seseorang yang mencintaiku

Senin, 30 September 2013

Mengukir Senyum di Pagi Ini

aku tersenyum
aku kembali menatapmu
ketika pagi beranjak
dentum dan tadabur syukur
menjadi selaksa pengantar langkahku
dengan melodi alam dan nyayian burung
adalah kesyahduan
hingga batas tipis kata-kata ku tak makin berati
menjadi sebuah do'a pagi
yang terus aku lantunkan
memuja-Mu
merontokan semburat kotoron di hatiku
aku bermandi doa
dan sujud
untuk mengisi cinta kepadamu
sampai mentari merekah sinar
dan mearajut kehangatan
inilah...!
sukuntum senyum
yang akan terurai
dalam bingkai waktu
dan aku
ingin selalu seperti ini

Sajakku

kulekatkan harapan-harapn dihatiku
menjadi serpihan yang membias
menjadi guratan-guratan sajak

aku sapukan dalam gemercik air yang terus mengalir
dalam setap jiwa dan untuk peradaban
abadi dikenang zaman


Posted via Blogaway

air

hidupku adalah air
yang terus mengalir
dalam tiap ruas-ruas waktu
menuju muara
menuju laut
Terkadang menjelma
dalam kabut
menjadi segumpal awan
dan menjadi embun

Posted via Blogaway

Sabtu, 28 September 2013

Penyesalan

aku terdiam dalam jiwaku ku yang makin membara
yang telah lelah melangkah pada bingkai waktu
terbui mimpi-mimpi indahku
kini apalah guna tangisku dan sesalku


Posted via Blogaway

Kapan Kita Bertemu Lagi

kawan ku...
dalam waktu yang terurai dalam lembaran-lembaran yang telah usang
dan rindu yang kian meradang

kawan kapan kita bertemu.....!
bersenandung tentang indahnya cinta
menari bersama awa dilangit
dan mengejar bintang

kawan kapan kita bertemu.....!
memandang senyummu yang menawan
mendengar celotehmu yang membuat tawa dihatiku
dan memberi warna di hidupku 


Posted via Blogaway

Setumpuk Luka

gugur dedaunan mengiringi kepergianmu
pagi itu terasa beku
tanpa kata semua bisu
hanya bahasa air mata yang mampu menerjemahkan semua ini

ruas-ruas tubuh terasa menggigil
apalah arti bunga ketika telah layu
aku meranggas dalam bimbang
dan hati yang tersayat
hanya sepenggal kata yang kau ucap
"cukuplah kita sampai disini "

aku makin meranggas
ketika cinta yang kau ucapkan dulu
kini tak ada arti haya setumpuk luka yang makin berjejal
 


Posted via Blogaway

Kamis, 26 September 2013

Cintaku Untukmu

dalam sajakku yang ku getarkan
dalam lembaran ini dan selanjutnya
mengalir dari matair cintaku7
dan berbinar bagai mutiara

engkau datang dalam setiap jejekku
yang aku torehkan dalam sajak rinduku
yang terus merakah dan berpendar indah
dihatiku
dengan bisikan-bisikan kerinduan dari angin sebrang
dan cicit kicau burung kesyahduan
dan menjadi  yang terindah di hatiku ?


Posted via Blogaway

Alegi Cinta

keindahan yang menjalar dalam setiap sukmaku
ketika senyum teduhmu
debar-debar rindu didadaku

engku disana merapatlah...
biar lah kita angin dan gerimis hujan menjadi penghias rindu kita
kuingin ...
senyummuu...
rinduku....
takkan pudar....


Posted via Blogaway

Selasa, 24 September 2013

Dengarlah Ibu

owh... ibu
dalam serpih rindu yang terbungkus
menjadi segumpal borok luka yang engkau torehkan
di hatiku
hanya rintih air mata yang tak akan pernah aku seka
menggenang dalam samudra kasih

biarlah sebilah luka menjadi doa
biarlah grimis air mata menguncupkan senyum
owh... ibu
berpilin duka aku sematkan
tapi aku takan lupa
aku lahir dari rahimmu
engkau yang terbaik

biarlah derita berjejal
dan kasih sayang engkau ajarkan kian memudar
owh...ibu engaku takan tersih
engaku adalah kilau mutiara

:'( :'( :'( :'( 

sakino
sidakaya, 24 September 2013


Posted via Blogaway

Hujan Rintik-Rintik

Rinaihujan rintik-rintik
Melagu di pagi hari
Dalam termangu
Kulihat jam dindingku berdetak
Menghitung hariku


Posted via Blogaway

syukurku

syukurku 
dalam menoreh lembaran-lembaranku
menemani hariku
menjadi tadabur doa 
yang merekah iman dihatiku
dan Atas nikmat 
atas rizki yang Engkau anugrahkan 
dalam setiap aku melangkah  
         

Sakino
sidakaya, september 2013