gugur dedaunan mengiringi kepergianmu
pagi itu terasa beku
tanpa kata semua bisu
hanya bahasa air mata yang mampu menerjemahkan semua ini
ruas-ruas tubuh terasa menggigil
apalah arti bunga ketika telah layu
aku meranggas dalam bimbang
dan hati yang tersayat
hanya sepenggal kata yang kau ucap
"cukuplah kita sampai disini "
aku makin meranggas
ketika cinta yang kau ucapkan dulu
kini tak ada arti haya setumpuk luka yang makin berjejal
Posted via Blogaway
Tidak ada komentar:
Posting Komentar