syukur

segala puji bagi Allah Robb semesta Alam, yang memberi petunjuk bagi hamba-hambanya yang di kehendaki

puisi ini daku persembahkan untuk seseorang yang mencintaiku

Rabu, 18 Maret 2015

Dalam Bimbang



Debur deras ombak menghantam karang
Dalam gelap gulita aku menerpa badai
Aku takmenentu dalam bimbang
Aku cari dalam segala arah 
Aku menangis dalam kelam 
Kulangkahkan kaki menelusup pada rimba belantara 
Menahan seganap asaku 
Yang terus memudar 
Bersama gugur dedaunan kering terhempas angin 
Aku menangis
Aku terkapar

Sidakaya, 25 september 2007

Tidak ada komentar:

Posting Komentar