Engkau bersedih
Grimis air matamu
Mengiringi lamunan mu
Engkau layu dalam hari-harimu
Kulihat engkau selalu menyendiri
Sekali lagi air matamu berlinang
Dan duka yang mendalam di hatimu
Tak ada lagi cahaya di hidupmu
Tak lagi kutemui senyummu
Kemanakah...?
Apakah karena cinta?
Sekali lagi engkau menangis
Sidakaya, 5 Februari 2008
Tidak ada komentar:
Posting Komentar